Puspidalia, Yuentie Sova and Rosita, Farida Yufarlina and Agnibaya, Rangga (2026) Representasi Sikap Moderat dalam Novel-Novel Ahmad Tohari: Kajian Sosiologi Sastra. Indonesian Language Education and Literature, 11 (2). pp. 296-310. ISSN e-ISSN: 2502-2261
Preview |
Text
Bukti Artikel Sinta 2 publish-2026.pdf Download (337kB) | Preview |
Preview |
Text
17 Turnitin 2 Artikel Jurnal ILEAL (S2).pdf Download (871kB) | Preview |
Preview |
Text
Bukti Korespondensi Artikel Jurnal Ileal-gabung.pdf Download (4MB) | Preview |
Preview |
Text
Bukti konfirmasi editor artikel ILEAL diterima.pdf Download (230kB) | Preview |
Preview |
Text
Bukti konfirmasi penulis artikel ILEAL diterima (3).pdf Download (183kB) | Preview |
Preview |
Text
Korespondensi Artikel Jurnal ILEAL.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena intoleransi, radikalisme, dan disintegrasi sosial di masyarakat Indonesia yang turut memengaruhi dunia pendidikan dan kehidupan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk
mendeskripsikan representasi sikap moderat dalam novel-novel Ahmad Tohari serta menjelaskan dimensi sosiologis yang melatarbelakangi kemunculan representasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
metode kajian sosiologi sastra Ian Watt yang menekankan pada tiga aspek: latar belakang sosial pengarang, sastra sebagai cermin masyarakat, dan fungsi sosial sastra. Sumber data berupa novel Kubah, Ronggeng Dukuh Paruk, Orang-orang Proyek, Bekisar Merah, Di Kaki Bukit Cibalak, dan Lingkar Tanah Lingkar Air. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan analisis dokumen, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel-novel Ahmad Tohari merepresentasikan tiga indikator utama sikap moderat, yaitu: (1) keseimbangan (tawazun) antara tradisi dan modernitas serta antara hak individu dan kepentingan kolektif; (2) toleransi (tasamuh) dalam bentuk penghormatan terhadap perbedaan keyakinan dan budaya tanpa kehilangan identitas; serta (3) anti-kekerasan (la ‘unf) yang ditunjukkan melalui resistensi tokoh terhadap tindakan anarkis dan pemaksaan kehendak. Representasi sikap moderat tersebut tidak terlepas dari latar belakang sosial budaya Ahmad Tohari sebagai pengarang yang tumbuh dalam tradisi pesantren dan masyarakat agraris Banyumas yang menjunjung
tinggi nilai musyawarah dan keterbukaan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa novel-novel Ahmad Tohari dapat berfungsi sebagai medium penanaman wawasan kebangsaan dan sikap moderat sehingga layak dijadikan bahan ajar sastra di sekolah maupun perguruan tinggi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya eksplorasi lebih lanjut
mengenai implementasi nilai-nilai moderat dari karya sastra ke dalam model pembelajaran berbasis karakter.
Kata kunci: novel Ahmad Tohari; representasi sikap moderat; sosiologi sastra; wawasan kebangsaan
| Item Type: | Journal Article |
|---|---|
| Subjects: | 16 STUDIES IN HUMAN SOCIETY > 1608 Sociology > 160899 Sociology not elsewhere classified 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2005 Literary Studies > 200516 Indonesian Literature 20 LANGUAGE, COMMUNICATION AND CULTURE > 2005 Literary Studies > 200525 Literary Theory |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > Jurusan Tadris Bahasa Indonesia |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan Pusat |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 02:08 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 02:29 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
